Agenda budaya kemudian berlanjut ke Titik Nol Garut melalui prosesi Napak Darma Lingga Buana. Tradisi ini memuat pesan filosofis mengenai jati diri, arah pembangunan, serta komitmen kolektif masyarakat.
Dalam konteks Hari Jadi Garut ke-213, prosesi ini menjadi simbol kesinambungan antara masa lalu dan masa depan.
Menurut Beni Yoga, pelaksanaan ritual adat dalam Hari Jadi Garut ke-213 menjadi catatan penting perjalanan budaya daerah.
Pemerintah daerah berharap generasi muda semakin mengenal nilai historis Garut melalui tradisi seperti Mapag Gumiwang Ci Garut dan Napak Darma Lingga Buana.
Rangkaian tradisi ziarah leluhur Garut turut melengkapi peringatan Hari Jadi Garut ke-213.
Ziarah diawali di TPU Cipeujeuh, Kelurahan Paminggir, tempat dimakamkannya RAA Adiwidjaya, Bupati Garut pertama. Kehadiran pemerintah daerah menegaskan penghormatan terhadap figur sentral dalam sejarah Garut.


