KITAINDONESIASATU.COM – Legislator DKI Jakarta mengapresiasi langkah preventif Pemprov DKI Jakarta dalam mencegah luapan sungai ke permukiman warga, yakni dengan cara pengerukan sedimen.
Demikian disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa saat ditemui wartawan di ruang Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2025)
Andri mengatakan, banjir yang membuat aktivitas warga lumpuh terutama di RW 03 dan RW 04 ini akibat luapan dari Kali Semongol.
“Mungkin karena hujan ekstrem dan pertemuan berbagai aliran sungai ke Kali Semongol juga ya,” tambah dia.
Andri menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) sejak awal masa reses setelah pelantikannya.
Ia mengemukakan, bahwa usulan perbaikan sudah diajukan dan mendapat respons positif, meskipun proses eksekusinya baru bisa dilakukan tahun ini akibat keterbatasan waktu di akhir tahun 2024.
Selain itu, ia mengapresiasi langkah cepat Sudin terkait dan BPBD dalam menangani korban banjir dengan menyediakan tempat pengungsian.
Hanya saja, menurut dia, penyediaan bantuan seperti makanan dan selimut masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Legislator kelahiran Magelang, 5 Juni 1986 itu menegaskan, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab satu komisi, tetapi harus diselesaikan bersama dengan sinergi lintas komisi di DPRD DKI Jakarta.
