KITAINDONESIASATU.COM – Laka lantas terus saja terjadi, mayaritas dari kecelakaan adalah anak-anak usia produktif, seperti halnya yang terjadi di Tikungan Plosoklaten, Minggu (3/11/2024) malam kemarin.
Kecelakaan di jalan raya Wates-Pare, Kabupaten Kediri ini melibatkan truk bermuatan pasir dan pengendara sepeda motor asal Jombang.
Diketahui korban yang sudah tidak bernyawa lagi adalah Muhammad Bagas Alfariza (19) warga Kebo Dalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Korban mengendarai sepeda motor Honda GL Max S 4289 OBW berboncengan dengan temannya Muhammad Anas (17) warga Desa Rejoagung, Ngoro, Jombang mengalami luka-luka.
Menurut informasi yang diperoleh saat itu korban berboncengan dengan temannya Mohammad Anas dari arah selatan ke arah utara.
Keduanya sedang dalam perjalanan pulang dari arah Kediri, namun di dalam perjalanan pengendara sepeda motor rupanya tidak menguasai medan.
BERITA LAINNYA: Hindari Pejalan Kaki Pemotor Jombang Kehilangan Nyawa di Balongbendo
Perjalanan malam tak semulus ketika mengendarai motor siang hari, kedua remaja ini melaju dengan kecepatan tinggi.
Keduanya menggeber sepeda motor GL Maxnya hingga tiba di tikungan Dusun Kalasan, Bagas sepeda motor yang dikendarai tiba-tiba kehilangan kendali.
Kemudian sepeda motor menabrak bagian bak belakang truk yang dikemudikan Sutrisno (59) warga Gunung Gedangan, Magersari Kota Mojokerto AG 8161 UE.
Sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi menabrak truk mengangkut pasir di depan yang melaju searah hingga terjadi benturan keras.
Benturan keras sepeda motor ke arah bak truk terbuat dari plat baja itu pun membuat pengendara harus kehilangannya nyawasnya.
Sementara Anas yang dibonceng mengalami luka-luka serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat.
Kapolsek Plosoklaten, Iptu Dwi Widodo mengungkapkan usai kecelakaan korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Selanjutnya polisi langsung mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan diamankan di Mapolsek Plosoklaten dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. **


