KITAINDONESIASATU.COM – Insiden penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat dan mengakibatkan satu warga sipil terluka.
Pelaku bersenjata dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan agen Secret Service yang berjaga di area keamanan sekitar kompleks kepresidenan.
Peristiwa tersebut langsung memicu pengamanan ketat di sekitar Gedung Putih. Menurut informasi awal, pelaku lebih dulu melepaskan tembakan ke arah petugas keamanan yang berada di pos pemeriksaan.
Agen Secret Service kemudian membalas tembakan untuk melumpuhkan pelaku.
Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Hingga kini, otoritas keamanan Amerika Serikat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif penyerangan yang terjadi di kawasan pusat pemerintahan tersebut.
Satu Warga Sipil Dilaporkan Terluka
Selain menewaskan pelaku, insiden baku tembak tersebut juga menyebabkan seorang warga sipil terkena tembakan.
Namun, pihak berwenang belum memastikan asal peluru yang mengenai korban, apakah berasal dari pelaku atau dari tembakan balasan petugas keamanan.
Kondisi korban sipil juga belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang. Sementara itu, Secret Service memastikan tidak ada personel keamanan yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.




