KITAINDONESIASATU.COM – Warga Koja Kota, Jakarta Utara, digemparkan dengan penemuan jasad seorang lanjut usia (lansia) berinisial LD (59) yang sudah membusuk pada Senin malam, 6 Mei 2025. Sementara anak korban EM (28) dan cucunya yang berusia dua tahun di rumah tersebut hanya bisa menangis dan tidak bisa melakukan apa pun.
EM sendiri dikatahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan cucunya yang masih berusia dua tahun masih belum mengerti.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Koja, AKP Alex Chandra mengatakan, bahwa korban ditemukan pada Senin, pukul 21.30 WIB dalam kondisi tidak bernyawa dan membusuk.
“Korban ditemukan warga dengan kondisi membusuk dan jasad sudah bengkak. Kemungkinan sudah tiga hari meninggal,’’ ujar AKP Alex Chandra, Selasa, 6 Mei 2025.
Ditemukan Tetangga
Korban pertama kali ditemukan tewas oleh tetangganya A (26) saat hendak membeli air mineral di warung samping rumah korban.
Ketika itu A mendengar suara tangisan anak kecil dari rumah korban, lalu saksi meminta pemilik warung untuk memmbuka gembok pagar rumah korban.
Saat gerbang dibuka, saksi A melihat EM dan bersama anaknya tengah menangis di belakang pintu. Saat mendekat saksi melihat korban sduah tergeletak di lantai dengan kondisi tubuh yang sudah bengkak.
Penemuan ini dilaporkan ke RT dan satpam komplek dan warga. Selanjutnya penemuan jasad ini dilaporkan ke Polsek Koja.
Dalam pemeriksaan sementara di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun didapai luka di bagian kepala korban
Meski begitu, mengenai penyebab korban meninggal masih menunggu hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati. (*)


