KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah laporan drone Iran menghantam USS Abraham Lincoln di perairan Laut Oman yang tidak jauh dari Selat Hormuz.
Informasi tersebut, sebagaimana laporan almayadeen, disampaikan oleh pejabat militer Iran yang menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari operasi untuk menegaskan kontrol di jalur pelayaran strategis tersebut.
Juru bicara markas pusat pertahanan Iran menyatakan bahwa USS Abraham Lincoln menjadi target ketika kapal induk milik Amerika Serikat itu bergerak mendekati wilayah yang dianggap sensitif bagi Iran.
Menurutnya, drone milik angkatan laut Islamic Revolutionary Guard Corps berhasil mengenai kapal tersebut saat jaraknya sekitar 340 kilometer dari perairan teritorial Iran.
Setelah serangan drone Iran menghantam USS Abraham Lincoln, kelompok kapal induk tersebut dilaporkan segera meninggalkan area operasi.
Kapal perang itu mundur bersama kapal perusak pengawalnya hingga mencapai jarak lebih dari 1.000 kilometer dari kawasan sekitar Laut Oman.

