NewsBisnis

Kota Bogor Jadi Laboratorium Kewirausahaan bagi Anak Muda

×

Kota Bogor Jadi Laboratorium Kewirausahaan bagi Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mendorong kewirausahaan anak muda
Kota Bogor memiliki potensi besar sebagai laboratorium kewirausahaan bagi anak muda melalui perguruan tinggi, riset, sumber daya alam, dan UMKM.

KITAINDONESIASATU.COM – Kota Bogor memiliki potensi besar sebagai laboratorium kewirausahaan bagi anak muda yang ingin memulai usaha. Potensi tersebut mencakup perguruan tinggi, lembaga riset, sumber daya alam, perkebunan skala kota, pengelolaan lingkungan hidup, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor tercatat mencapai 80,49. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kota Bogor mencapai 5,45 persen. Kedua indikator tersebut menjadi bagian dari gambaran potensi daerah yang dapat mendukung pengembangan kewirausahaan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak generasi muda memanfaatkan berbagai potensi tersebut dengan belajar langsung ke tempat-tempat yang dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan dalam membangun usaha.

Ajakan itu disampaikan dalam seminar nasional kewirausahaan di IBI Kesatuan Bogor, Selasa, 13 Oktober 2026.

Potensi Kota Bogor untuk Belajar Kewirausahaan

Dedie A. Rachim menilai, berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset dapat menjadi tempat bagi generasi muda untuk mempelajari inovasi, mengembangkan ide, serta memahami proses pengolahan sumber daya alam hingga pemasaran produk.

“Saya melihat ada sebuah potensi besar, di mana anak-anak bisa mulai, misalkan belajar ke beberapa perguruan tinggi, melihat berbagai inovasi, ide gagasan baru, bagaimana mengelola sumber daya alam, mengolahnya, bagaimana memproduksi hingga memasarkan dan sebagainya,” ucap Dedie Rachim.

Menurutnya, belajar secara langsung dari pelaku usaha berpengalaman dapat memperluas wawasan sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai proses membangun bisnis. Pengalaman tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya pengusaha baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Perkebunan dan Sumber Daya Alam sebagai Laboratorium Usaha

Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan untuk belajar kewirausahaan adalah sumber daya alam yang tersedia di Kota Bogor. Berbagai lokasi perkebunan dapat menjadi contoh pembelajaran mengenai pengelolaan hasil alam dan pengembangan produk bernilai ekonomi.

“Bogor itu memiliki berbagai potensi untuk kota belajar. Contoh, kebun kelapa kopyor terbesar di Indonesia itu adanya di Kota Bogor, kemudian kebun kopi skala kota ada di Rancamaya, kebun durian, dan banyak sumber daya alam lain yang ada di Kota Bogor bisa menjadi tempat belajar,” ungkap Dedie.

Potensi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mempelajari pengolahan hasil perkebunan, pengembangan produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Dengan demikian, sumber daya lokal dapat dipelajari sebagai salah satu peluang untuk memulai usaha.

Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Contoh Pengembangan UMKM

Selain sumber daya alam, Kota Bogor juga memiliki pusat kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua yang dapat menjadi tempat belajar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di lokasi tersebut, pelaku usaha berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pengusaha, untuk mengembangkan identitas bisnis. Dukungan publikasi, termasuk melalui influencer, turut menjadi salah satu pendekatan untuk memperkenalkan usaha kepada masyarakat.

Dedie menyebut, tempat tersebut dapat dikunjungi oleh masyarakat yang ingin melihat langsung proses usaha dan bertukar pengalaman dengan para pelaku UMKM.

“Bisa dilihat dan dikunjungi, bisa ditanya-tanya juga, di sana mereka yang berusaha itu ada yang dari pedagang kaki lima, ada yang baru saja di-PHK, jadi kota ini bisa menjadi tempat belajar dan memulai,” ucapnya.

Keberagaman latar belakang pelaku usaha tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membangun sumber penghasilan dan mengembangkan kemandirian ekonomi.

Riset dan Inovasi IPB University Buka Peluang Usaha

Potensi pembelajaran lainnya terdapat di Gedung Collaborative Research Center (CRC), Kampus IPB Taman Kencana, yang merupakan bagian dari IPB University.

Gedung tersebut memiliki berbagai temuan dan hasil penelitian berupa produk yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha berbasis inovasi.

Melalui pengenalan hasil riset, generasi muda dapat memperoleh inspirasi untuk melihat peluang pengembangan produk, memahami manfaat penelitian, serta mempelajari kemungkinan penerapan inovasi dalam kegiatan ekonomi.

Wali Kota Bogor Ajak Generasi Muda Mulai Berwirausaha

Dedie A. Rachim menekankan pentingnya kemauan untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan mencoba memulai usaha sejak usia muda.

Menurutnya, beragam potensi yang tersedia di Kota Bogor dapat dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia usaha secara langsung.

“Untuk itu, pada usia dini, usia yang terus berkembang ini terus belajar mengasah diri, membuka wawasan, kunjungi berbagai tempat, dan coba untuk memulai. Karena di Bogor ini ada banyak yang bisa dikunjungi,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan perguruan tinggi, lembaga riset, perkebunan, pusat kuliner, dan lingkungan UMKM sebagai tempat belajar, generasi muda diharapkan dapat menemukan inspirasi, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi wirausaha baru di Kota Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *