KITAINDONESIASATU.COM – Nepal dilanda kericuhan massal sejak demonstrasi yang pecah pada 8 September 2025 lalu. Situasi memanas hingga menyebabkan terbakarnya gedung Parlemen, rumah para menteri, hotel, dan istana negara, Singha Darbar.
Menanggapi kondisi tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal. Ia menegaskan ada 134 WNI yang dalam keadaan aman setelah dilakukan koordinasi dengan otoritas setempat.
“Sebagai langkah cepat, Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Dhaka telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan bahwa 134 WNI di Nepal dalam kondisi aman,” tegasnya dikutip pada Jumat (12/9/2025).
BACA JUGA : Istri Mantan PM Nepal yang Dikabarkan Tewas Dibakar Ternyata Masih Hidup, Nepal Kini Darurat Militer
Menurutnya, KBRI Dhaka sudah menghubungi para WNI baik yang menetap di Nepal, sedang berwisata, maupun yang menghadiri pertemuan internasional. “KBRI Dhaka telah menghubungi WNI di Nepal untuk memastikan keberadaan mereka dalam kondisi aman,” jelasnya.
WNI diminta menghindari lokasi demonstrasi serta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi bisa berubah cepat. “Untuk memberikan perlindungan lebih lanjut, KBRI juga menyediakan hotline 24 jam bagi mereka,” tambah Nabyl. Selain itu, KBRI juga berupaya membantu WNI yang ingin kembali ke tanah air, meski akses ke bandara terhambat akibat jalanan ditutup. Nabyl menegaskan Kemlu terus memantau perkembangan situasi di Nepal secara saksama. (*)


