KITAINDONESIASATU.COM – Suasana duka menyelimuti kepergian tokoh pers Indonesia ternama sekaligus Ketua Dewan Pers pertama Atmakusumah Astraatmadja. Itu terlihat dari rumah duka di almarhum di Kompleks PWI Griya Wartawan Blok J-143 Cipinang Muara, Jakarta Timur, Kamis (2/1).
Pantauan di lokasi, keluarga, kerabat hingga para tetangga terus berdatangan untuk bertakziah ke kediaman ketua dewan pers pertama ini. Para tetangga dan pengurus lingkungan pun terus sibuk menyiapkan kursi untuk tamu yang datang.
Beberapa karangan bunga juga terus berdatangan sebagai ungkapan belasungkawa. Salah satunya adalah karangan bunga yang dikirim Menteri Hukum RI Supratman Andi Atgas, Ketua KPI Ubaidllah, hingga rekan-rekan korban.
Sebuah papan bertuliskan informasi akan rencana pemakaman almarhum pun tertulis didepan pintu masuk rumah. Di mana nantinya almarhum akan disemayamkan di rumah duka dan selanjutnya pada Jumat (3/1) akan di makamkan di TPU Kebon Nanas pada pukul 09.00 WIB.
Atma dikenal sebagai Ketua Dewan Pers pertama di tahun 2000 hingga 2003. Almarhum mengawali munculnya lembaga yang bertugas menjaga kualitas pers di Indonesia setelah UU Pers Nomor 40 tahun 1999 disahkan oleh Presiden BJ Habibie.
Karir jurnalistiknya pun cukup panjang, baik di Indonesia pun luar negeri. Tercatat mendiang pernah menjadi redaktur di Harian Indonesia Raya pada 1968 – 1974. Atmakusumah juga pernah menjadi redaktur kantor berita Antara dan Persbiro Indonesia di Jakarta.
Skill jurnalistiknya juga terasah di platform radio. Mendiang pernah menjadi penyiar Radio Australia (ABC) di Melbourne, Australia dan Deutsche Welle, radio Jerman di Koeln, Jerman, serta menjadi komentator masalah dalam negeri dan luar negeri pada Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. (*)
