KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut positif rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyediakan angkutan umum massal berupa bus dengan rute Cibinong hingga Puncak.
Penyediaan angkutan umum massal tersebut, rencananya akan dilaksanakan melalui sistem buy the service (BTS), yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memberikan solusi transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat dan wisatawan.
Kepada media, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa Pemkab Bogor, melalui Dinas Perhubungan, tengah membantu Kemenhub dalam menentukan titik-titik lokasi pemberhentian untuk 20 unit bus yang akan melayani rute Cibinong-Puncak.
“Kami sedang menentukan bus stop dulu,” ujar Ajat.
Menurut catatan, rencana BTS di Kabupaten Bogor ini bukan pertama kali digulirkan.
Sebelumnya, pada tahun lalu, Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah mewacanakan layanan BTS untuk rute Cibinong-Ciparigi, yang terintegrasi dengan layanan di Kota Bogor. Namun kali ini, rute tersebut akan diperpanjang hingga ke kawasan wisata Puncak.
Dalam sebuah keterangan, Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menyebutkan bahwa bus dengan rute Cibinong-Puncak ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada Februari 2025.
Suntana menjelaskan bahwa angkutan umum massal berupa bus ini akan menyediakan 15-20 unit bus yang disubsidi oleh pemerintah, dengan biaya yang sangat terjangkau.
Masyarakat bisa parkir motor di lokasi-lokasi tertentu seperti Karadenan, lalu naik bus menuju Puncak dengan biaya yang rendah.


