Berita UtamaNews

Kekeringan Sergap Wilayah Karesidenan Madiun

×

Kekeringan Sergap Wilayah Karesidenan Madiun

Sebarkan artikel ini
kekeringan di Madiun
Droping air bersih untuk warga desa yang mengalami kesulitan air bersih. (bahanafm)

Warga di wilayah itu sejak beberapa tahun terakhir nihil kekurangan air namun pada tahun 2023 masalah kesulitan air bersih mulai muncul, karena sumur pompa yang biasa mereka gunakan sudah tidak bisa mengeluarkan air sumber.

Sementara di sisi lain warga di sejumlah wilayah ini juga belum memanfaatkan PDAM, untuk itu diharapkan dalam waktu dekat untuk segera pasang pipa PDAM.

Mengantisipasi kekurangan air, Pemkot Madiun sudah menyiapkan tandon air bersih dan sejumlah jerigen, kemudian droping air bersih sebanyak dua truk tangki untuk mengisi empat tandon yang sudah disiapkan ukuran 1.200 liter air.

Kabupaten Madiun

Sementara di wilayah Kabupaten Madiun sejak awal Agustus 2024 sudah mewaspadai akan masa kekeringan yang diperkirakan bakal terjadi di wilayah ini, pada bulan-bulan ke depan.

Kabupaten terdapat beberapa wilayah Kecamatan yang memiliki potensi terjadinya kekeringan hingga menyebabkan adanya kekurangan air bersih bagi masyarakat yang ada di wilayah itu.

Beberapa wilayah yang rentan terdampak antara lain adalah Kecamatan Gemarang, Kecamatan Kare, dan Kecamatan Saradan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi Bersama stakeholder, unsur pentahelix, dan Forum Pengurangan Bencana Kabupaten Madiun telah berkomitmen untuk mewaspadai potensi yang ada.

Pihaknya mengajak untuk mengantisipasi dengan cara mengendalikan sumur pompa, alat pendukung, dan menyiagakan pemadam kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *