KITAINDONESIASATU.COM-Kawasan Perkotaan Rangkasbitung, dalam waktu dekat akan dipercantik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Program ini sudah disosialisasikan kepada 400 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di ruas Jalan Tirtayasa hingga Jalan Kalijaga.
Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya Bupati Lebak mengatakan, penataan yang akan dilakukan Pemkab Lebak bukan relokasi. Namun, merupakan upaya untuk menata kota sekaligus memuliakan para pedagang agar dapat berdagang dengan lebih layak, aman, dan tertib.
“Perlu dicatat ya, kami tidak memindahkan lokasi pedagang berjualan, tetapi menata. Semua ini semata-mata demi kebaikan bersama. Pemerintah hadir bukan untuk mempersulit, tetapi justru membantu pedagang. Hari Senin sudah dilakukan sosialisasi langsung kepada para PKL,” kata, kemarin.
Bupati Hasbi menegaskan, seluruh PKL yang menempati pasar semi permanen, dibebaskan dari pungutan apapun selama satu tahun penuh.
Kebijakan ini, lanjut Hasbi, dilakukan agar para pedagang dapat beradaptasi tanpa terbebani secara ekonomi. “In Shaa Allah, kami akan mengkaji agar tidak membebani para PKL. Pemerintah ingin mengangkat derajat para pejuang ekonomi ini,” ujarnya.
Sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekertariat Daerah (Setda) Lebak, Ajis Suhendi, menambahkan, pada pasar semi permanen yang disiapkan Pemkab Lebak ada sekitar 823 lapak. “Nantinya, fasilitas dilengkapi dengan mushala, toilet, dan fasilitas umum lainnya. Ada sebanyak 502 pedagang yang sudah melakukan pengundian nomor meja,” katanya.
Langkah penataan ini sejalan dengan upaya Pemkab Lebak dalam mempercantik kawasan perkotaan, seperti Alun-alun Rangkasbitung, Masjid Agung, dan kawasan lainnya.
“Penataan ruas Jalan Kalijaga dan Tirtayasa diharapkan bisa memperlancar lalu lintas serta memperkuat daya tarik wisata. Apalagi akhir Desember mendatang Stasiun Rangkasbitung Ultimate diresmikan,” ujar Ajis.
Ajis memastikan sekitar dua pekan lagi para PKL sudah bisa menempati pasar semi permanen. “Rencananya, para PKL akan mulai menempati pasar semi permanen pada 17 November mendatang. Pasar semi ini diharapkan menjadi tempat usaha yang nyaman, aman, dan produktif bagi para pedagang,” janjinya. (*)


