News

Kamala Harris Ungguli Donald Trump dalam Jajak Pendapat Terbaru

×

Kamala Harris Ungguli Donald Trump dalam Jajak Pendapat Terbaru

Sebarkan artikel ini
FotoJet 11 8
Donald Trump dan Kamala Harris

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Presiden AS dari partai Demokrat, Kamala Harris, mengungguli Donald Trump dari Partai Republik dalam jajak pendapat. Ia mendapat perolehan suara 47%. Sementara Donald Trump mendapat 40%.

Hal ini menunjukkan bahwa Harris berhasil mengurangi keunggulan Trump terkait isu ekonomi dan lapangan pekerjaan.

Demikian jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada Selasa, 24 September 2024.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan keunggulan lima poin yang dimiliki Harris dalam jajak pendapat sebelumnya pada 11-12 September.

BACA JUGA: Trump Dilarikan ke Tempat Aman Setelah Tembakan di Dekat Klub Golf

Jajak pendapat terakhir memiliki margin kesalahan sekitar empat poin persentase. Meskipun jajak pendapat nasional seperti yang dilakukan Reuters/Ipsos memberikan gambaran penting tentang pandangan pemilih, hasil Electoral College di setiap negara bagian akan menentukan pemenang, dengan tujuh negara bagian kunci kemungkinan besar akan berperan penting.

Survei menunjukkan bahwa Harris dan Trump bersaing ketat di negara bagian yang menjadi medan pertempuran.

Jajak pendapat New York Times/Siena College baru-baru ini menunjukkan Trump unggul tipis di Arizona, Georgia, dan North Carolina.

Saat ditanya siapa yang memiliki pendekatan lebih baik terhadap “ekonomi, pengangguran, dan lapangan pekerjaan,” sekitar 43% pemilih memilih Trump, sementara 41% memilih Harris.

Keunggulan Trump dua poin dalam hal ini sebanding dengan keunggulannya tiga poin dalam jajak pendapat sebelumnya pada bulan Agustus dan keunggulan 11 poin pada akhir Juli setelah peluncuran kampanyenya.

Kedua kandidat fokus pada janji kampanye terkait ekonomi, yang menjadi isu utama bagi pemilih.

Trump menyatakan rencananya untuk menciptakan zona manufaktur khusus di lahan federal dan berjanji untuk menaikkan tarif impor.

Sementara itu, Harris menjanjikan keringanan pajak bagi keluarga dengan anak-anak dan kenaikan pajak untuk perusahaan. Ia diperkirakan akan mengungkap proposal ekonomi baru dalam waktu dekat, meskipun beberapa penasihatnya mengakui bahwa waktu semakin terbatas untuk meyakinkan pemilih mengenai kebijakan tersebut.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru melibatkan 1.029 orang dewasa AS secara daring, dengan 871 di antaranya merupakan pemilih terdaftar.

Di antara pemilih yang dianggap paling mungkin untuk berpartisipasi pada Hari Pemilihan, Harris unggul 50% berbanding 44%, meskipun keunggulannya hanya lima poin jika menggunakan angka yang tidak dibulatkan.- ***

Sumber: Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *