KITAINDONESIASATU.COM – Wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, hadir dalam gladi bersih pelantikan di Gedung Nusantara, Sabtu, 19 Oktober 2024.
Pada kesempatan tersebut, Gibran tampak datang sendirian tanpa didampingi oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto. Setelah tiba di lokasi, Gibran langsung menuju ruang rapat paripurna tanpa banyak interaksi, hanya melambaikan tangan singkat kepada wartawan yang hadir untuk meliput acara tersebut.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebelumnya telah menyatakan harapan agar kedua pemimpin terpilih, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dapat menghadiri gladi bersih tersebut.
Gladi bersih ini dilakukan sebagai persiapan menjelang pelantikan resmi mereka sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Ahad, 20 Oktober 2024 di Gedung Nusantara, kompleks parlemen.
Plt Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah, pada Jumat, 18 Oktober 2024, menyampaikan harapannya agar setidaknya wakil presiden terpilih dapat menghadiri prosesi gladi bersih ini.
Menurut Siti, hal ini penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan acara pelantikan yang akan berlangsung sehari setelahnya.
“Semoga wapres terpilih bisa hadir untuk menyaksikan proses yang akan dilangsungkan pada 20 Oktober,” ujarnya.
Namun, hingga Jumat sore, Siti mengakui bahwa pihaknya belum menerima konfirmasi resmi dari presiden terpilih, Prabowo Subianto, terkait kehadirannya dalam gladi bersih ini.
Meski demikian, MPR tetap berharap Prabowo dapat meluangkan waktu untuk hadir dan ikut serta dalam persiapan pelantikan tersebut.
“Belum ada informasi terkait kehadiran beliau, tetapi kami tetap berharap beliau bisa hadir,” tutur Siti.
Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka merupakan momen penting dalam transisi kepemimpinan Indonesia.
Prabowo, yang akan berusia 73 tahun pada saat pelantikan, akan menjadi presiden tertua dalam sejarah Indonesia yang dilantik. Sementara itu, Gibran, yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Solo, menjadi wakil presiden terpilih yang termuda di Indonesia, menghadirkan kombinasi kepemimpinan yang menarik antara pengalaman dan generasi muda.
Dengan segala persiapan yang tengah berlangsung, gladi bersih ini menjadi salah satu langkah akhir sebelum peralihan kekuasaan secara resmi dilaksanakan pada 20 Oktober 2024. Harapan publik terhadap pemerintahan baru ini terus tumbuh, dan kehadiran kedua pemimpin terpilih dalam berbagai acara persiapan tentunya dianggap penting untuk memperkuat kepercayaan terhadap kelancaran transisi pemerintahan tersebut.- ***


