“Nilai investasi yang direncanakan sebelum pandemi kini dirasa terlalu besar untuk direalisasikan dalam kondisi saat ini. Pandemi sangat berdampak, sehingga seluruh rencana harus disesuaikan kembali,” katanya.
Karena itu, Pemkot Bandung masih membuka sejumlah kemungkinan dalam pembahasan pengelolaan Pasar Baru Bandung.
Perubahan skema kerja sama, pencarian investor baru, maupun alternatif pengelolaan lainnya masih menjadi bahan pembicaraan.
Farhan menegaskan belum ada keputusan final mengenai pilihan yang akan diambil pemerintah.
“Bisa jadi. Belum diputuskan, tergantung usulan dan hasil pembicaraan. Proses masih berjalan, belum ada keputusan akhir,” ungkapnya.
Bukan Sekadar Soal Investasi
Pembahasan mengenai pengelolaan pasar, kata Farhan, tidak hanya menyangkut besarnya modal yang akan ditanamkan.






