Fatwa ini dinilai berpotensi memicu aksi teror terhadap kedutaan atau institusi yang terkait dengan Israel dan AS, sesuai pola yang pernah terjadi sebelumnya.
Di sisi lain, laporan terpisah menyebut ratusan pejuang Kurdi dari PJAK mulai melancarkan serangan darat di wilayah Iran.
Aksi ini, yang disebut sebagai bagian dari dinamika pembalasan regional, membuka front baru yang memaksa Teheran mengalihkan sumber daya keamanan.
Situasi ini semakin kompleks di tengah bergulirnya narasi fatwa Iran seru pembalasan kematian Khamenei yang berpotensi memicu respons berantai.
Para ahli menekankan pentingnya verifikasi informasi terkait fatwa dan klaim kematian pemimpin Iran. Meski fatwa Iran seru pembalasan kematian Khamenei beredar luas, komunitas internasional menyerukan de-eskalasi.
Langkah diplomasi dan pemantauan intelijen ketat terhadap potensi pembalasan menjadi kunci mencegah konflik Iran meluas ke skala yang lebih berbahaya.***
