Namun, membangun jaringan tandingan bukan pekerjaan singkat. CEO Space Capital Chad Anderson memperkirakan alternatif yang memiliki kemampuan sebanding mungkin membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun, sementara menyamai skala Starlink diperkirakan lebih lama. SpaceX diketahui mengoperasikan sekitar 11.000 satelit di orbit.
Di tingkat internasional, sejumlah pesaing mulai berkembang, termasuk Leo milik Amazon, Eutelsat dari Prancis, serta TeraWave yang direncanakan Blue Origin. Uni Eropa juga mengembangkan jaringan IRIS² dengan peluncuran pertama diperkirakan pada 2029.
Meski investasi untuk alternatif Starlink dan Starshield terus meningkat, tantangan utama masih terletak pada kapasitas peluncuran dan ketersediaan jaringan yang setara.
Bagi Ukraina, diversifikasi komunikasi satelit menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan operasi militer dan memperkuat kemandirian pertahanan nasional.(*)





