KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Pertahanan Iran secara mengejutkan mengungkap bahwa sebagian besar kekuatan rudalnya justru belum dikeluarkan dalam konflik sengit melawan Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini dilaporkan Kantor Berita Tasnim pada Sabtu (25/4), dan langsung memicu spekulasi global.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran, Jenderal Reza Talaei-Nik, menegaskan bahwa apa yang telah digunakan sejauh ini hanyalah sebagian kecil dari arsenal mematikan yang dimiliki Teheran.
“Mayoritas kemampuan rudal kami masih tersimpan,” ujarnya, seolah memberi sinyal ancaman baru di tengah eskalasi konflik.
Lebih jauh, ia mengklaim posisi Iran tetap berada di atas angin sepanjang perang berlangsung. Bahkan, menurutnya, pasukan Iran berhasil mempertahankan dominasi udara penuh di wilayah yang ia sebut sebagai wilayah pendudukan Zionis.
Tak hanya di udara, Iran juga mengklaim membuat gentar kekuatan laut lawan. Talaei-Nik menyebut kapal-kapal perang musuh berkali-kali mundur hingga ratusan kilometer dari Laut Oman akibat tekanan militer Iran.
Situasi makin mencekam setelah jalur vital energi dunia, Selat Hormuz, dilaporkan terganggu parah sejak serangan AS dan Israel dimulai pada 28 Februari. Dampaknya langsung terasa:pasar energi global bergejolak dan bayang-bayang krisis ekonomi berkepanjangan semakin nyata. (Sumber: Anadolu)


