KITAINDONESIASATU.COM – Perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sejak Februari 2022 terus menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar.
Sebuah studi terbaru dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan jumlah korban, baik tewas, terluka, maupun hilang, kini telah melampaui 2 juta orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa konflik ini menjadi salah satu perang paling mematikan dalam sejarah modern.
Laporan itu menyebut Rusia mengalami jumlah korban jauh lebih besar dibandingkan Ukraina. Selain kehilangan personel dalam jumlah besar, perang yang berkepanjangan juga memberikan tekanan terhadap kemampuan militer, ekonomi, dan kondisi sosial di kedua negara.
Fakta Penting dari Studi Terbaru Perang Rusia-Ukraina
- Total korban perang diperkirakan telah melebihi 2 juta orang sejak invasi skala penuh dimulai pada 2022.
- Rusia diperkirakan kehilangan sekitar 1,4 juta personel, termasuk korban tewas, terluka, dan hilang selama konflik berlangsung.
- Ukraina diperkirakan mengalami 525.000 hingga 625.000 korban, dengan puluhan ribu di antaranya merupakan korban jiwa dari kalangan militer.
- Teknologi drone Ukraina dinilai menjadi salah satu faktor yang meningkatkan efektivitas pertahanan sekaligus memperbesar kerugian pasukan Rusia di garis depan.
- Perang berdampak luas terhadap masyarakat, mulai dari berkurangnya populasi usia produktif di sejumlah wilayah hingga meningkatnya beban ekonomi dan sosial yang harus ditanggung kedua negara.
