Insiden tersebut semakin menegaskan bahwa konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur perdagangan energi internasional.
Pengamat menilai meningkatnya ketegangan dapat memengaruhi distribusi gas dan minyak dunia serta mendorong kenaikan harga energi apabila eskalasi konflik terus berlanjut.(*)





