KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI kembali melaksanakan proses evakuasi terhadap 45 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran.
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang kedatangan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 16 April 2026.
Gelombang pertama telah tiba dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan melalui Azerbaijan.
Setibanya di Indonesia, para WNI langsung diserahkan kepada instansi terkait untuk proses pemulangan lanjutan ke daerah asal.
Proses Evakuasi dari Pemerintah Indonesia dan Upaya Perlindungan WNI
Evakuasi ini melibatkan peran aktif perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk Kedutaan Besar RI di Teheran dan Baku, yang terus berkoordinasi untuk memastikan keamanan warga.
Pemerintah juga masih memantau kondisi ratusan WNI yang berada di Iran, sebagian besar merupakan pelajar di Kota Qom, serta pekerja dan ekspatriat.
Selain evakuasi resmi, ribuan WNI sebelumnya telah difasilitasi untuk kembali secara mandiri dari kawasan Timur Tengah. Sementara itu, ratusan lainnya masih menunggu jadwal kepulangan akibat kendala transportasi udara.
Pihak Kemlu menegaskan akan terus melakukan komunikasi intensif serta evaluasi kebutuhan bantuan bagi WNI yang masih berada di wilayah terdampak konflik, guna memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga negara Indonesia di luar negeri.(*)
