“Saya tidak dapat dengan hati nurani yang baik mendukung perang di Iran, Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kami, dan jelas bahwa kami memulai perang ini sebagai akibat dari tekanan dari Israel dan pelobi AS yang kuat,” tegas Kent.
Pengunduran diri ini menjadi protes internal paling keras dari seorang pejabat AS mundur perang Iran.
Mengulangi Taktik Irak
Dalam suratnya, Kent secara gamblang menyalahkan pejabat Israel dan media tertentu karena telah menyesatkan Trump tentang ancaman Iran.
Ia menyebut adanya lingkaran tertutup yang sengaja menciptakan ilusi.
“Lingkaran tertutup ini telah digunakan untuk menipu Anda dan memberi Anda ilusi bahwa Iran menimbulkan ancaman segera bagi Amerika Serikat, dan bahwa jika serangan diluncurkan sekarang, kemenangan akan menjadi sekutu Anda,” tulisnya.
Lebih jauh, ia menyamakan situasi ini dengan invasi Irak di masa lalu.

