KITAINDONESIASATU.COM – Rencana perundingan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran yang semula dijadwalkan berlangsung di Islamabad kini berada dalam ketidakpastian.
Pihak Teheran memberi sinyal keraguan untuk menghadiri pertemuan tersebut karena menilai langkah Washington tidak sejalan dengan komitmen dialog yang sebelumnya dibangun.
Di sisi lain, Pakistan tetap berupaya menjaga peluang perdamaian. Hal ini tercermin dari pertemuan antara Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Duta Besar Iran, Reza Amiri Moghadam, yang membahas dinamika kawasan serta pentingnya melanjutkan jalur diplomasi.
Ketegangan dan Ketidakpastian Perundingan
Pemerintah Pakistan sebelumnya mendorong kedua negara untuk memperpanjang masa gencatan senjata sekaligus melanjutkan dialog secara berkesinambungan.
Namun, situasi menjadi rumit setelah Presiden Donald Trump menyatakan perpanjangan gencatan senjata, tetapi tetap melanjutkan blokade laut terhadap pelabuhan Iran.
Langkah tersebut memicu kritik dari pihak Iran yang menilai tindakan itu bertentangan dengan semangat kesepakatan.
Bahkan, muncul laporan dugaan insiden terhadap kapal dagang Iran yang dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Akibat kondisi ini, kelanjutan negosiasi belum dapat dipastikan. Meski sejumlah pembatas jalan di Islamabad mulai dibuka, pengamanan tetap diberlakukan.

