Selat Hormuz selama ini menjadi jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.
Karena itu, setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi pasar energi global, perdagangan internasional, serta meningkatkan ketidakpastian geopolitik dalam waktu dekat.(*)





