Internasional

AS-Iran Beri Pernyataan Berbeda Soal Negosiasi Doha, Masa Depan Gencatan Senjata Masih Abu-abu

×

AS-Iran Beri Pernyataan Berbeda Soal Negosiasi Doha, Masa Depan Gencatan Senjata Masih Abu-abu

Sebarkan artikel ini
AS-Iran
Bendera AS dan Iran (Tasnim)

KITAINDONESIASATU.COMHubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan setelah kedua negara menyampaikan pernyataan yang saling bertentangan mengenai rencana perundingan baru di Doha, Qatar.

Perbedaan sikap tersebut memunculkan ketidakpastian terhadap kelanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati pada pertengahan Juni 2026.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah mengajukan permintaan untuk menggelar pertemuan di Doha.

Menurutnya, pembicaraan dijadwalkan berlangsung pada Selasa sebagai bagian dari upaya melanjutkan proses diplomasi dan menjaga stabilitas kawasan, terutama di Selat Hormuz.

Iran Bantah Jadwal Negosiasi Baru

Di sisi lain, pemerintah Iran membantah adanya agenda perundingan teknis dalam waktu dekat.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa belum ada kesepakatan mengenai waktu maupun lokasi pembahasan lanjutan. Meski demikian, konsultasi melalui Qatar sebagai mediator disebut masih terus berlangsung.

Sebelumnya, kedua negara menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni 2026 yang bertujuan menghentikan eskalasi konflik.

Kesepakatan tersebut mencakup penghentian aksi militer, kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, serta komitmen untuk melanjutkan dialog mengenai program nuklir Iran.

Beberapa poin penting dalam perkembangan terbaru meliputi:

  • Amerika Serikat mengklaim Iran meminta pertemuan di Doha.
  • Iran membantah adanya negosiasi teknis yang dijadwalkan pekan ini.
  • Konsultasi melalui Qatar tetap berlangsung sebagai jalur komunikasi.
  • Fokus utama Iran tetap pada pencabutan sanksi internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *