Internasional

AS Gempur Iran, Teheran Balas Ancam Serang Semua Pangkalan Militer Amerika

×

AS Gempur Iran, Teheran Balas Ancam Serang Semua Pangkalan Militer Amerika

Sebarkan artikel ini
iran
Dok. Tentara Iran. (Foto: Press TV)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat tajam. Militer Iran menyatakan siap melancarkan serangan terhadap seluruh pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah apabila Washington kembali melakukan agresi militer terhadap wilayahnya.

Pernyataan keras itu disampaikan setelah Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar ke sejumlah target di Iran pada Rabu (8/7) dini hari.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut operasi militer tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan aksi Iran yang menargetkan kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

Menanggapi serangan tersebut, militer Iran menegaskan seluruh pangkalan militer AS di kawasan kini menjadi sasaran yang sah apabila serangan kembali terjadi.

“Konsekuensi dari pelanggaran gencatan senjata yang berulang menjadi tanggung jawab Amerika Serikat. Seluruh pangkalan mereka merupakan target yang sah untuk diserang menggunakan drone militer,” demikian pernyataan militer Iran yang dikutip kantor berita resmi IRNA.

Iran juga mengklaim telah melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menargetkan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait serta Pelabuhan Salman di Bahrain yang berada dalam wilayah operasi Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat.

Sementara itu, laporan Axios menyebut serangan militer AS kali ini menyasar berbagai instalasi strategis Iran, mulai dari sistem pertahanan udara, radar pengawasan pesisir, peluncur rudal darat-ke-udara, peluncur rudal jelajah anti-kapal, pesawat nirawak, hingga fasilitas pelabuhan.

Seorang pejabat Amerika Serikat bahkan mengungkapkan bahwa intensitas serangan terbaru disebut empat hingga lima kali lebih besar dibanding operasi militer yang dilakukan sekitar 10 hari sebelumnya.

Di tengah meningkatnya eskalasi, media nasional Iran IRIB sebelumnya melaporkan kapal Qatar Al-Rekayyat yang melintas di Selat Hormuz melalui jalur Oman dengan pengawalan Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan setelah beberapa kali mendapat peringatan.

Laporan PBS News juga menyebut sedikitnya tiga kapal tanker dilaporkan terkena proyektil di kawasan Selat Hormuz dalam beberapa waktu terakhir, memperlihatkan situasi keamanan di jalur pelayaran internasional tersebut semakin memanas dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas.( Sumber: Sputnik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *