News

Inisiatif Open Parliament, DPR RI Libatkan Kreator Konten dalam Demokrasi Digital

×

Inisiatif Open Parliament, DPR RI Libatkan Kreator Konten dalam Demokrasi Digital

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 26
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, saat sambutan pada acara Lokakarya Akamsi Jawa Barat. (Foto: Andri/vel-dpr.go.id)

Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menyampaikan sambutan dalam Lokakarya Akamsi Jawa Barat (Aksi Kreator Masa Kini) yang bertema kolaborasi DPR RI dengan masyarakat digital untuk mendukung inisiatif Open Parliament Indonesia (OPI).

Acara ini digelar di Imah Seniman, Bandung, kota yang dikenal sebagai pusat inovasi dan kreativitas di Indonesia.

Dalam pidatonya, Indra menyoroti pentingnya kemitraan strategis antara DPR RI dan masyarakat digital untuk memperluas partisipasi publik. Ia mengundang kreator konten, influencer, blogger, dan pegiat media sosial untuk menjadi mitra DPR RI dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan konstruktif kepada masyarakat.

“Para pegiat media sosial memiliki peran strategis sebagai jembatan antara DPR RI dan masyarakat. Dengan kemitraan ini, kami berharap kerja-kerja parlemen dapat lebih dipahami, sehingga mendukung demokrasi yang inklusif,” ujar Indra pada Kamis (21/11/2024).

BACA JUGA: Komisi III DPR Sahkan Pimpinan KPK Baru, Setyo Budiyanto Jadi Ketua

Lokakarya ini dihadiri oleh lebih dari 60 kreator konten dan influencer dari Jawa Barat yang memiliki rekam jejak positif dalam menciptakan narasi inspiratif dan edukatif.

Para peserta mendapatkan wawasan tentang peran DPR RI, berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menjajaki peluang kolaborasi kreatif.

Indra juga menegaskan komitmen DPR RI melalui inisiatif OPI untuk menciptakan lembaga legislatif yang transparan, partisipatif, dan inovatif. Ia menyatakan bahwa langkah ini bertujuan mempermudah akses informasi dan membangun kepercayaan publik terhadap parlemen.

“Lokakarya ini adalah wujud nyata dukungan terhadap nilai-nilai OPI. Kami berharap masyarakat digital dapat memanfaatkan kreativitas mereka untuk menyebarkan informasi akurat dan memperkuat demokrasi,” lanjut Indra.

Ia juga memuji Bandung sebagai lokasi acara, mengingat kota ini merupakan pusat kreativitas digital di Indonesia.

Indra menekankan pentingnya sinergi antara inovasi digital dan pelestarian budaya lokal untuk menghasilkan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

DPR RI berharap, melalui dukungan masyarakat digital, narasi positif dapat tercipta untuk mempererat hubungan antara parlemen dan rakyat.

“Mari bersama-sama membangun ruang publik yang transparan, konstruktif, dan edukatif demi kemajuan demokrasi dan bangsa Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan DPR RI dengan masyarakat digital, sekaligus mendukung visi parlemen modern yang terbuka dan inklusif.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *