Adapun skala kendaraan RC yang digunakan dalam lomba berkisar antara untuk skalanya 1:12, 1:16 hingga 1:18. “Kami menyarankan peserta pemula untuk menggunakan skala mini karena lebih menantang, terutama saat melewati rintangan,” tambahnya.
Mengenai sistem kejuaraan, Fauzi menjelaskan bahwa panitia menyediakan piala bergilir, hadiah unit RC untuk juara pertama, serta uang tunai bagi juara dua dan tiga.
“Untuk kelas standar, juara dua mendapat uang tunai Rp500 ribu, juara tiga Rp300 ribu. Sedangkan di kelas FFA, juara dua mendapatkan Rp750 ribu,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aldino Wibowo, pemilik Hobbytrack Store sekaligus sponsor utama Garuda Cengrace 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat mendukung pengembangan komunitas RC di Indonesia.
“Kami sebagai penyedia RC dan spare part sangat terbantu dengan adanya event seperti ini. Tanpa promosi besar-besaran, masyarakat jadi mengenal langsung produk dan dunia RC. Mobil-mobil RC ini bisa di-upgrade seperti kendaraan asli – dari dinamo, torsi, hingga kecepatan,” ujar Aldino.
Menurutnya, event ini menjadi tempat unjuk kemampuan sekaligus ajang edukasi bagi para pemula hingga penghobi profesional.
“Harga unit RC sendiri cukup bervariasi. Untuk pemula, tersedia mulai dari Rp400 ribu hingga 2 jutaan dengan spesifikasi standar. Untuk versi yang sudah di-upgrade bisa mencapai rata-rata di range harga 3,5 hingga 5 jutaan dan itu sudah cukup untuk mengikuti lomba di kelas standar,” paparnya.
Aldino juga menjelaskan, produk yang paling laris saat ini di tokonya adalah seri WPL dan MN, karena harga spare part dan aksesorisnya relatif terjangkau. “Kalau yang lebih profesional ada RGT, FMS hingga Traksas, dengan dukungan spare part yang melimpah,” ujarnya.
Kegiatan Garuda Cengrace 2025 juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas RC se-Jabodetabek. Bahkan, ajang ini akan bergulir terus melalui sistem estafet lomba antar komunitas.
“Yang membedakan dari event sebelumnya adalah adanya piala bergilir. Komunitas pemenang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan berikutnya. Biasanya digelar sebulan sekali,” ungkap Aldino.

