Ia ingin menyampaikan bahwa anak muda kini memiliki akses lebih besar untuk memulai usaha, bahkan dari rumah, melalui platform digital.
Namun, karena cara penyampaiannya, pesan tersebut justru dilihat sebagai sikap tidak empatik terhadap realitas sulit yang dihadapi banyak rakyat.
“Saya tidak bermaksud merendahkan perjuangan siapa pun. Kesalahan sepenuhnya ada di saya,” ujarnya dengan nada haru.
Keputusan mundur dari DPR ini menjadi sorotan nasional, mengingat posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi energi, lingkungan, dan ketenagakerjaan.
Dalam surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Fraksi Partai Gerindra, ia menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Partai Gerindra sendiri menyatakan menghormati keputusan pribadinya, meski tidak mengomentari lebih lanjut.
Banyak pihak memuji keberanian Rahayu untuk meminta maaf dan mengambil tanggung jawab, meski juga ada yang mempertanyakan apakah ini cukup sebagai bentuk akuntabilitas politik.
Adik Prabowo
Rahayu Saraswati, yang juga cucu pendiri Partai Gerindra, Soemitro Djojohadikusumo, dan adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dikenal aktif dalam isu perempuan dan ekonomi kreatif.


