News

Hari Jadi Jadi Museum Bahari : Mengingat Jati Diri Bangsa

×

Hari Jadi Jadi Museum Bahari : Mengingat Jati Diri Bangsa

Sebarkan artikel ini
hari jadi museum
DKI Jakarta peringari Hari Jadi Museum Bahari ke-47 (Ist)

“Dalam pameran ini, panitia juga menggandeng negara-negara sahabat untuk memamerkan kapal-kapal bersejarah mereka,” ucapnya.

Pameran ini terbuka untuk umum pada Selasa-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB, berlokasi di Hall Tanjung Priok dan Hall Sunda Kelapa, Museum Bahari di Hall Tanjung Priok dan Hall Sunda Kelapa.

“Kapal-kapal ini bukan sekedar alat transportasi, juga simbol kejayaan dan kedaulatan bangsa kita di lautan. Harapannya, pameran ini menjadi proyek percontohan bagi setiap individu maupun institusi dalam menyelenggarakan kegiatan serupa dan dapat memperkuat kerja sama dan upaya diplomasi antar-negara di bidang kebudayaan,” tutur Iwan.

Pada kesempatan ini, Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Museum Mulawarman Kalimantan Timur, Balai Pelastarian Kebudayaan (BPK) VIII wilayah Banten dan Jakarta, dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Sumatra Selatan.

Selain itu, lanjutnya, Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Sejarah TNI AL, Museum Maritim Rotterdam Belanda, Kedutaan Besar Irlandia, Kedutaan Besar Argentina, Kedutaan Besar Portugal, Kedutaan Besar Meksiko, Kedutaan Besar Chili, Kedutaan Besar Pakistan, Korean Culture Center Indonesia, dan Museum Maritim Nasional Korea Selatan.

“Ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk menggali, merayakan, dan melestarikan warisan budaya maritim yang dimiliki tidak hanya oleh Indonesia, tetapi juga oleh negara-negara sahabat yang turut berpartisipasi. Pameran ini menjadi bukti bahwa warisan budaya maritim adalah milik umat manusia yang perlu dirawat dan dilestarikan bersama,” kata Iwan. (Aris MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *