KITIANDONESIASATU.COM – Berita hangat datang dari Kalimantan Selatan. Gubernur Kalsel, H. Muhidin, diketahui melantik putri sulungnya sendiri, Hj. Karmila Muhidin, sebagai salah satu dari empat anggota baru Dewan Komisaris Bank Kalsel periode 2025–2030.
Karmila dilantik sebagai Komisaris Non Independen oleh sang ayah dalam sebuah acara mewah yang digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru. Acara tersebut dihadiri oleh para kepala daerah se-Kalimantan Selatan, jajaran Forkopimda, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta tokoh penting di sektor keuangan daerah.
Namun, pelantikan ini memunculkan reaksi publik, terutama karena menyangkut penunjukan anggota keluarga pejabat dalam posisi strategis di BUMD. Salah satu suara yang mengkritisi datang dari pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Dalam cuitannya, Jhon menyoroti fenomena pelantikan anak oleh kepala daerah, “Gubernur Kalsel melantik anaknya sendiri jadi komisaris? Jangan heran…sekali lagi jangan heran.” katanya.
Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut hanyalah bentuk meniru dari kebiasaan yang terjadi di tingkat pusat. “Dia hanya mencontoh apa yang terjadi di Pusat.” lanjutnya.

