Jhon secara tersirat menyindir praktik nepotisme di pemerintahan pusat, seperti Presiden yang mengangkat keponakan, paman yang memuluskan jalan jadi wakil presiden, dan “kakak yang melantik adek sendiri di Istana.”
Cuitannya pun diakhiri dengan nada satir, menyentil realita sosial yang ada.
“Kitanya aja yang ga punya orang dalam hehehehe.”

