Aspirasi tersebut diterima dan dicatat sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kebijakan ke depan.
Dialog ini juga menunjukkan bahwa pemerintah membuka ruang bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk menyampaikan pandangan secara langsung.
Momentum audiensi antara Gibran dan mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan kalangan akademisi, sekaligus mendorong terciptanya kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)
