KITAINDONESIASATU.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.
Meski guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa dangkal ini dipicu aktivitas sesar aktif yang berada di wilayah tersebut.
Guncangan dirasakan hingga beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah dengan intensitas yang bervariasi, termasuk Palu, Sigi, Parigi Moutong, Donggala, dan Poso.
Warga Dievakuasi Usai Gempa, BMKG Imbau Tetap Tenang
Dampak gempa menyebabkan kepanikan di sejumlah lokasi, termasuk fasilitas kesehatan dan pusat keramaian. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan, terutama pada konstruksi yang kurang kuat.
Meski demikian, hingga laporan awal disampaikan, belum terdapat informasi resmi mengenai korban jiwa akibat kejadian tersebut.
