KITAINDONESIASATU.COM – Anda perlu waspada dengan berbagai macam jenis tawon atau lebah, khususnya jenis lebah atau tawon vespa, orang jawa menyebut tawon ndas.
Sengatan tawon ndas (Vespa) bisa berbahaya dan bahkan mengancam nyawa.
Sengatan tawon ndas dapat menyebabkan edema paru akut dan gagal ginjal yang dapat berujung kematian.
Gejala lain yang bisa muncul adalah bengkak parah di bagian wajah atau tubuh yang tidak terkena sengatan, sulit bernapas, mual, muntah, hingga kehilangan kesadaran.
Jenis lebah ini kemarin meneror warga di beberapa lokasi wilayah Kecamatan Peterongan dan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Keberadaan lebah vespa ada di Dusun Kapringan, Dukuhklopo tepatnya di SMPN 3 Peterongan, Jombang.
Kemudian lokasi berikutnya di Dusun Semen, Desa Tanggalrejo dan Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, petugas Damkar kemudian melakukan evakuasi.
Petugas Damkar Jombang, Rizal Maulana Rabu (30/10/2024) malam melakukan evakuasi keberadaan lebah ini, salah satunya di SMPN 3 Peterongan.
Di lokasi ini seorang pelajar sempat diserang lebah tawon bagian kepalanya, sedangkan di Dusun Karpingan lebah bersarang di teras rumah warga.
Sebelumnya petugas Damkar ini mendapat laporan adanya serangan tawan ndas, kemudian dengan sigap petugas melakukan evakuasi dengan peralatan APD.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, karena serangga ini dengan cekatan melakukan penyerangan kepada petugas setelah sarang mereka hendak dievakuasi.
Hasilnya petugas memusnahkan sarang tawon ini dengan cairan pertalite, harusnya sarang lebah ini dibuang ke hutan agar kembali kehabitatnya.
Dilansir dari beritajatim.com salah satu lebah juga besarang di teras rumah Ayu Tri Wulandari (27) warga Kapringan, Desa Dukuhklopo sejak sebulan lebah bersarang di teras rumahnya.
Karena pemilik rumah khawatir akan serangan lebah ini, akhirnya petugas Damkar jombang juga melakukan evakuasi sarang lebah ini dan warga merasa senang. **


