Alhasil, geblek disusulkan kepada kedua pimpinan DIY setelah acara Syawalan berakhir. Netizen pun geram.
Sindiran untuk Bupati Kulon Progo
Warganet ramai-ramai menyindir Bupati Kulon Progo yang sebelumnya dikabarkan ingin menghapus ikon geblek.
Akun @herawan_stwn menulis, “Wes didawuhi kon nyajekke geblek yo ra sendiko dawuh ckckck. Gur mentingke EGO.”
Akun @kang_samsul juga menulis, “Ada masalah apa bupati KP dengan geblek..jelas itu makanan khas KP lho.. enak dan ngangeni…”
Penghinaan Kearifan Lokal: “Melupakan Sejarah”
Masyarakat menilai peristiwa ini sebagai bentuk pengabaian kearifan lokal.
Akun @raka_rct menulis, “Ngarso dalem pasti kuciwo dengan situasi tersebut. Nglurug tanpo bolo, Menang tanpo ngasorake. Prihatin dengan perilaku pejabat @pemkab.kulonprogo yg melupakan kearifan lokal dan sejarah daerahnya”.

