Sementara itu, pendiri Yayasan Dompet Duafa Parni Hadi mengatakan, program Kampung Antirentenir adalah pemberdayaan masyarakat, terutama yang memiliki usaha, melalui permodalan tanpa bunga.
Dompet Duafa bersama PUB akan melakukan pendampingan kepada masyarakat yang memiliki usaha dalam pengembangan usaha mereka. “Kita akan ajari berbagai teknisnya,” kata Parni Hadi.
Sedangkan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, Provinsi Banten saat ini memiliki bank daerah yaitu Bank Banten. Dia mengklaim, masyarakat bisa mengakses pinjaman ke Bank Banten yang akan digunakan sebagai modal usaha. “Kita sudah menyiapkan lembaga keuangan sendiri dan itu bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Banten,” katanya. (Yok)

