– 8 Juni: Grand finale berupa Parade Angklung yang melibatkan 10 komunitas dan sekitar 250 peserta, serta Fashion Show dari empat desainer lokal – dua batik dan enam ecoprint Jawa Barat.
Tujuan dan Harapan Penyelenggara
Frida Aulia, panitia sekaligus pemilik Batik Neng Geulis, menyampaikan:
“Kami ingin kegiatan ini berlangsung tidak hanya saat Hari Jadi Bogor saja, tetapi bisa menjadi acara rutin yang mendekatkan budaya kepada generasi muda. Bukan budaya yang keluar, tetapi ke‑Indonesiaan yang dikenal dan dicintai.”
Frida berharap penyelenggaraan ke depan dapat melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dan mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Plh Sekda Kota Bogor, Irwan Riyanto, turut menyampaikan dukungan pemerintah:
“Hari ini kita patut berbahagia dan berbangga. Meskipun umur berkurang, tetapi Kota dan Kabupaten Bogor justru semakin keren dan berkembang.”
Irwan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kota dan Kabupaten Bogor:
“Insya Allah, dengan adanya pagelaran budaya seperti ini, Kota dan Kabupaten Bogor bisa melahirkan kebanggaan bersama, tidak hanya lokal tapi juga nasional.”


