News

Enam Berandal Jalanan Dimatikutukan Resmob Polres Serang, Satu Ditembak Kakinya

×

Enam Berandal Jalanan Dimatikutukan Resmob Polres Serang, Satu Ditembak Kakinya

Sebarkan artikel ini
akbp condro sasangko
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang berhasil mematikutukan enam begal sadis yang meresahkan warga Kabupaten Serang dan Tangerang serta Kota Tangerang, di dua lokasi di wilayah Kabupaten Tangerang.

Satu dari enam pelaku yaitu ARR alias Bocil (19) terpaksa dihadiahi timah panas, karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. Sedangkan lima pelaku begal sadis lainnya yang ditangkap yaitu DAF (18) warga Desa Telagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, HA alias Ambon (17), EM (20), AA (19) dan MS (22) warga Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

“Ada enam pelaku yang berhasil ditangkap Tim Resmob, dan satu di antaranya terpaksa ditembak kakinya, karena membahayakan jiwa petugas,” ungkap Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko Senin (25/11/2025).

Kapolres berjuluk Kapolres Lucu ini, menjelaskan, gerombolan berandal jalanan ini beranggotakan sekitar 10 orang yang merupakan warga Kabupaten Tangerang. Mereka sudah 14 kali melakukan aksi begal di wilayah Kabupaten Serang, Tangerang, dan Kota Tangerang.

“Masih ada pelaku lainnya yang masih kita kejar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tangkap, karena identitasnya sudah diketahui,” kata Kapolres yang didampingi Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES

Condro menjelaskan, penangkapan terhadap berandal jalanan ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa begal yang dialami Solihin (42) warga Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, pada 5 Nopember lalu.

“Korban adalah petugas sekuriti toko meubel Grosir Jaya yang sedang menjalankan ronda malam di depan tokonya,” ungkap Condro.

Korban yang pada saat itu sedang duduk di motor Honda Beat A 3140 EZ, melihat gerombolan menggunakan 5 motor ugal-ugalan di jalanan sambil mengacungkan celurit. Begitu sampai di depan toko, gerembolan begal nyamperin Solihin dan menabrakkan motornya hingga korban terjatuh.

“Tiga pelaku lalu turun dari dari motor lalu menyerang korban sambil menodongkan celurit. Merasa nyawanya terancam, korban lari menyelamatkan diri dan pelaku kabur sambil membawa motor korban. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial,” ujar Condro.

Dari rekaman CCTV, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno berhasil mengidentifikasi para pelaku dan selanjutnya melakukan pengejaran di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Pada Kamis (14/11) malam, tersangka Bocil berhasil diringkus saat nongkrong di depan mini market di wilayah Pasar Kemis. Dari keterangan Bocil inilah, Tim Resmob berhasil meringkus 4 pelaku lainnya saat sedang berkumpul di rumah tersangka AA,” ungkap Kapolres Condro.

Dalam pengembangan mengejar pelaku lainnya, Tim Resmob terpaksa melumpuhkan ARR alias Bocil dengan timah panas karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. “Dari pengakuan kelima tersangka, kawanan begal ini beraksi di Kabupaten Serang 3 kali, di Kabupaten Tangerang 9 kali, serta di Kota Tangerang satu kali. Barang bukti yang diamankan 4 buah celurit, 2 pistol mainan, 8 handphone, serta 1 unit motor,” kata Condro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *