“Mewujudkan kota yang sehat tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga melibatkan pihak lain sesuai teori pentahelix. Swasta, akademisi, hingga media memiliki peran penting, khususnya dalam memberikan informasi positif untuk meyakinkan masyarakat bahwa kita bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045 yang sehat,” tuturnya.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Pemkot Bogor berharap momentum penilaian kali ini bisa menjadi langkah strategis untuk meraih predikat Swasti Saba Wistara, sekaligus meneguhkan cita-cita menjadikan Bogor sebagai kota yang sehat dan warganya sejahtera. (Nicko)***
