News

Dunia Ramai-ramai Tolak Usulan Trump Pindahkan Warga Gaza

×

Dunia Ramai-ramai Tolak Usulan Trump Pindahkan Warga Gaza

Sebarkan artikel ini
Trump
Presiden AS, Donald Trump (youtube)

KITAINDONESIASATU.COM – Dunia ramai-ramai menolak usulan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang ingin memindahkan atau merelokasi warga Gaza (Palestina) ke negara-negara seperti Yordania dan Mesir.

Berikut sejumlah negara dan organisasi nasional yang menolak usulan Trump itu:

  1. Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders

Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders mengecam usulan Presiden AS, Donald Trump tersebut, dan menganggap hal tersebut sebagai kejahatan perang.

“Ada istilah untuk ini (pembersihan etnis) dan itu merupakan kejahatan perang. Gagasan yang keterlaluan ini harus dikecam oleh setiap warga Amerika,” tulis Sanders di akun sosial X.

  1. Parlemen Mesir

Parlemen Mesir juga angkat bicara dan menegaskan menolak soal usulan merelokasi rakyat Palestina dari tanah mereka. Menurut dia, tindakan ini akan mengancam bagi keamanan dan stabilitas kawasan.

Baca Juga  Indonesia Buka Peluang Hubungan Diplomasi dengan Israel, Syaratnya Palestina dapat Kemerdekaan

“Kita tidak bisa mengabaikan bahaya besar yang ditimbulkan oleh usul-usul yang beredar terkait relokasi rakyat Palestina dari tanah mereka,” kata Ketua Parlemen Mesir, Hanafi Gebali.

  1. Jubir Jerman, Christian Wagner

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Christian Wagner menegaskan, menolak usulan Trump untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza. Ia kembali menegaskan, bahwa Jerman berpegang teguh pada konsensus internasional soal status Gaza.

“Pengusiran dari Gaza dan pembangunan permukiman baru di sana tidak dapat diterima. Hal ini juga telah kami tegaskan selama pertemuan menteri luar negeri G7 di Tokyo pada 2023,” tegas dia.

Baca Juga  Lokasi Layanan SIM Keliling Bogor Hari Ini
  1. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menegaskan menolak usulan Trump terkait pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza. OKI menilai rencana relokasi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi PBB.

  1. Perdana Menteri, Inggris Keir Starmer

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menyatakan penolakan usulan kontroversial Trump untuk merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza ke Yordania dan Mesir.

“Warga sipil Palestina seharusnya dapat kembali ke rumah mereka, membangun kembali kehidupan mereka, dan melanjutkan hidup mereka,” kata Keir Starmer, Sabtu, 25 Januari 2025.

  1. Perserikan Bangsa-Bangsa (PBB)

Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan menolak usulan Trump untuk merelokasi warga Palestina ke luar Jalur Gaza.

Baca Juga  Ini Jenderal Paling Dicari atas Kejahatan Genosida di Gaza

“Kami menentang setiap rencana yang akan menyebabkan pemindahan paksa penduduk atau mengarah pada pembersihan etnis dalam bentuk apa pun,” ujar Stephane Dujarric, Senin, 27 Januari 2025.

  1. Menlu Spanyol, Jose Manuel Albares

Saat berbicara di Brussel, Senin, 27 Januari 2025, Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol, Jose Manuel Albares, menolak gagasan Trump untuk merelokasi penduduk Gaza ke sejumlah negara Arab dan sekitarnya.

“Posisi kami jelas, warga Gaza harus tetap di Gaza. Gaza adalah bagian dari negara Palestina masa depan, yang harus dikelola oleh satu pemerintahan,” ujar,” tegas Jose Manuel Albares. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *