Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, melalui Kapolsek Benua Kayong, Iptu Iwan Marwanto, membenarkan kejadian tersebut.
“Kami menerima laporan mengenai insiden seorang balita yang meninggal dunia akibat tercebur genangan air,” ujarnya.
“Meski korban sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong. Pihak keluarga menolak visum lebih lanjut karena menganggap kejadian ini sebagai musibah,” tambah Iwan.
Pihak kepolisian dan aparat desa juga telah turun ke lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada indikasi lain yang mencurigakan. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa kejadian ini murni kecelakaan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap masyarakat lebih waspada serta memastikan lingkungan aman untuk anak-anak bermain,” ucap Iwan.***
