News

Dua Warga Banyumas Tewas Tertimbun Semen di Tanjakan Sampang Jaha

×

Dua Warga Banyumas Tewas Tertimbun Semen di Tanjakan Sampang Jaha

Sebarkan artikel ini
truksemen
WArga Bahu membahu mengevakuasi dua korban yang tewas tertimbun semen. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Tergulingnya truk bermuatan semen di tanjakan Sampang Jaha, Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Minggu (19/10), menewaskan dua orang warga Kabupaten Banyumas Sulam (49) dan Irpan Suwandi (28) akibat tertimbun tumpukan semen.

Keduanya meninggal dunia, akibat mobil truk Colt Diesel bernomor Polisi A 8102 KQ, bermuatan semen yang dikemudikan Wendi Maulana warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, dengan penumpang Sarmo, Salim, Sulam, Irpan Suwandi, melaju dari arah Munjul menuju Cikeusik. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) jalan turunan berbelok, kendaraan hilang kendali yang mengakibatkan kendaraan terguling ke kiri jalan. Akibatnya Sulam dan Irpan Suwandi ditemukan sudah tidak bernyawa di tumpukan semen.

Iptu Aep Wahyudin Kapolsek Munjul mengatakan, telah terjadi kecelakaan tunggal hari MInggu sekitar pukul 10.00 di Jalan Raya Munjul-Cikeusik tepatnya di Kampung Cigintung, Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul. “Truk memuat semen dan empat penumpang. Dua orang selamat, dan dua diantaranya meninggal dunia,” ungkapnya., kemarin.

Dua orang selamat bernama Sarmo warga Kampung  Pasir Jatake RT/RW 027/009 Desa Cahayamekar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, dan Muslim warga Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Banyumas. Keduanya kata dia, mengalami luka berat.

“Lalu korban bernama Sulam dan Irpan Suwandi yang sama-sama dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu pengemudi mengalami luka berat,” jelasnya.

Dipastikannya, dua orang yang meninggal dunia itu karena tertimbun semen. “Pada saat itu kendaraan terguling ke kiri jalan dan menimpa penumpang bernama Sulam dan Irpan Suwandi yang berada di bak mobil. Akibat kejadian tersebut, kedua korban saat ditemukan di tumpukan semen, sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Aep. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *