News

Dua Laka Maut Dua Warga Gresik Tewas, Akibat Jalan Gundukan dan Ditabrak Kendaraan lain Saat Putar Balik

×

Dua Laka Maut Dua Warga Gresik Tewas, Akibat Jalan Gundukan dan Ditabrak Kendaraan lain Saat Putar Balik

Sebarkan artikel ini
kecelakaan gresik6
Dua warga Gresik mengalami kecelakaan di Mojoagung, Jombang dan di Menganti, Kabupaten Gresik dalam dua hari terakhir, Selasa (15/7/2025). foto Istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan maut dialami dua warga Gresik yang terjadi di Mojoagung Jombang dan di Driyorejo, Kabupaten Gresik pada dua hari terakhir Senin (14/7/2025) dan Selasa (15/7/2025).

Kecelaaan yang pertama dialami Noor Khamzah (55) warga Perum Oma Indah, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik terjadi di Jalan Raya Ngrowo Gambira, Mojoagung Jombang, Senin dini hari kemarin.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario S 6987 NBG melaju dari arah Jombang ke arah Surabaya dengan kecepatan tinggi pada pukul 03:00 WIB saat jalan sepi.

Menurut saksi mata saat itu korban melaju di jalan raya tiba-tiba oleng dan jatuh hingga membentur aspal mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.

Menurut saksi Umar Ma’arif korban terjatuh setelah menabrak gundukan jalan beraspal dan sepeda motor korban langsung oleng tak terkendali hingga akhirnya terjatuh, korban sempat terseret sepanjang 10 meter hingga terkapar di jalan.

Saksi sempat mendekati korban dan memberikan pertolongan namun kondisinya sudah tidak sadarkan diri dan kepalanya mengalami luka parah hingga banyak mengeluarkan darah bercucuran.

Benturan berdarah diduga setelah helm korban terlepas hingga sepeda motor juga rusak bagian depan tak lama kemudian dievakuasi petugas ke RSUD Jombang dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Sementara kecelakaan kedua terjadi, Selasa (15/7/2025) pagi pukul 08:30 WIB melibat dua sepeda motor Honda Beat di Jalan Raya Cangkir Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Menurut informasi dari Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram menjelaskan dua kendaraan sama-sama Honad Beat W 3205 DK dikendarai Samsul Arifin (50) warga Kesamben Wetan, Driyorejo, Gresik.

Dan kendaraan yang sama Honda Beat S 6837 SI dikendarai Diki Wijar Arianto (24) warga Desa Pucuk, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dua kendaraan terlibat tabrakan saat itu Honda Beat yang dikendarai Samsul Arifin melaju dari arah Selatan ke arah Timur kemudian memutar balik arah.

Namun saat ber belok tiba-tiba ada kendaraan lain dikemudikan Diki Wijar melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Barat ke arah Timur hingga terjadi tabrakan parah terjadi benturan keras.

Benturan keras yang terjadi menyebabkan kedua pengendara luka lecet dan lukaparah, Samsul Arifin yang paling parah hingga mengalami gegar otak hingga akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Karena jarak terlalu dekat tidak mungkin pengendara menghidari, hingga akhirnya terjadi tabrakan yang menyebabkan Samsul Arifin luka berat dan langsung dilarikan ke RS Anwar Medika.

Kapolsek Kompol Musihram mengingatkan kehati-hatian dalam berkendara terutama di lokasi belokan atau pertigaan karena kendaraan lain yang tidak diketahui bisa saja dan menyebabkan kecelakaan.

Polisi yang tiba dilokasi kecelakaan telah mengevakuasi korban ke rumah sakit dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta melakukan olah tempat kejadian perkara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *