News

Dua Kecelakaan Mengerikan Driyorejo Gresik! 2 Remaja Tewas Tabrakan Adu Banteng Emak-emak Dilindas Truk Tangan Patah

×

Dua Kecelakaan Mengerikan Driyorejo Gresik! 2 Remaja Tewas Tabrakan Adu Banteng Emak-emak Dilindas Truk Tangan Patah

Sebarkan artikel ini
dua kecelakaan gresik
Dua peristiwa kecelakaan yang terjadi di Driyorejo Gresik Emak terlindas truk dan tabrakan adu banteng dua remaja tewas, Kamis (8/5/2025). foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan terus terjadi di wilayah Kabupaten Gresik, ini harus menjadi pelajaran bagi para pengguna kendaraan di wilayah ini.

Dalam satu hari kemarin Kamis, 8 Mei 2025 setidaknya terjadi dua peristiwa kecelakaan lalu lintas mengerikan di alami dua remaja dan seorang wanita emak-emak di wilayah Driyorejo, Gresik.

Dua peristiwa ini merupakan human error atau kesalahan manusia itu sendiri karena kurang bisa mengantisipasi situasi di sekitarnya hingga terjadi kecelakaan.

Dua kecelakaan itu dua pengendara sepeda motor tewas setelah betabrakan adu banteng dengan truk sementara pada pagi hari seorang emak-mak berusia 48 tahun terlindas truk tractor head.

Kecelakaan yang terjadi pada pagi pukul 09:30 WIB ini melibatkan seorang wanita bernama Hindun (48) warga Desa Tenari, Kecamatan Driyorejo tertabrak truk tracktor head saat mengendarai Honda Vario W 4913 AF.

Baca Juga  Dua Remaja Panceng - Bungah Tewas Dilintas Dump Truk dan Kecelakaan Ditinggal Lari

Peristiwa ini terjadi ketika pengemudi truk hendak menyalip kendaraan sepeda motor di depannya dari sisi kanan, namun karena situasi krodit pengemudi truk terlalu berhaluan ke kiri hingga menyenggol bagian belakang sepeda motor korban.

Sepeda motor yang terseggol truk kemudian terjatuh ke aspal jalan, namun nahas setelah terjatuh tangan kanan korban terlindas roda truk tractor head Bakti Trasindo.

Akibatnya tangan korban luka berat karena mengalami patah tulang akibat lindas roda yang sangat berat itu.

Sementara pada siang harinya kecelakaan kembali terjadi di Jalan Raya Larangan Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Kamis (8/5/2025) pukul 13:30 WIB.

Baca Juga  Kekerasan Terus Meningkat, DPRD Bogor Pertanyakan Keseriusan Anggaran Perlindungan Anak dan Perempuan

Dalam kecelakaan itu melibatkan truk L 9147 BK dengan pengendara sepeda motor Honda CRF S 3968 NBF hingga menyebabkan dua orang pengendara tewas di tempat kejadian perkara.

Kedua orang yang tewas itu diketahui bernama Dikri (26) dan M Yusron (26) keduanya adalah warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Menurut informasi yang diperoleh dari media di Gresik menyebutkan kecelakaan tragis terjadi lantara truk saling bertabrakan adu banteng dengan pengendara sepeda motor yang berboncengan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13:30 WIB, saat itu kendaraan yang kendarai Dikri dan M Yusron melaju dari arah barat ke arah timur sementara truk melaju dari arah berlawanan.

Baca Juga  Indonesia vs Vietnam di Final ASEAN U-23: 1.252 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Keamanan GBK

Menurut Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham kepada wartawan di Gresik menjelaskan kecelakaan terjadi bermula ketika truk yang melaju dari arah timur ke arah barat.

Di tengah perjalanan truk yang dikemudikan M Sutikno (41) warga Bakung Pringgondani, Balongbendo, Sidoarjo ini hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya.

Diduga pengemudi kurang berhati-hati dan terlalu berani mengambil risiko menyalip dari kanan tanpa memperhitungkan kendaraan yang dari arah berlawanan.

Belaum lagi kendaraan yang melaju dari arah berlawanan diduga berkecepatan tinggi hingga kedua kendaraan tak bisa saling meghindar, hingga terjadi tabrakan adu banteng.

Tabrakan adu muka kedua kendaraan ini menimbulkan kersakan berat dan kedua pengendara terpental hingga terjatuh dan ke aspal jalan hingga benturan keras.

Dua pengendara sepeda motor yang dihempas bagian depan truk terpental dan hingga terlempar ke sungai di pinggir jalan hingga mengalami luka-luka parah.

Seorang pengendara atas nama M Yusron luka paling parah dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sedangkan Dikri meninggal setelah mendapatkan perawatan di RS Petrokimia Driyorejo.

Sedangkan korban meninggal selanjutnya di evakuasi ke RS Anwar Medika Sidoarjo untuk dilakukan proses berikutnya.

Terkait kecelakaan itu polisi meminta kepada para pengemudi dan pengendara di jalan agar benar-benar berhati-hati dalam berkendara. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *