“In Shaa Allah bila masuk juara akan menjadi keberkahan untuk para perajin topi anyaman bambu, kami mohon doa dan dukungannya dari semua pihak,” ungkap Rahman.
Optimistis Rahman tercermin seusai kunjungan Tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) UCCN hari Sabtu (28/9/2024) ke Sentra Perajin Topi Anyaman Bambu di Desa Ancol Pasir. Dari Tim Panselnas ada informasi sentra miliknya masuk nominasi keempat dan tinggal selangkah lagi untuk meraih juara pertama pada kompetisi Kota Unik berskala internasional yang dimotori Unesco.
Dari laman Wikipedia, Jaringan Kota Kreatif Unesco atau dalam bahasa Inggris disebut Unesco Creative Cities Network (UCCN) adalah proyek Unesco yang diluncurkan pada 2004 untuk mempromosikan kerja sama antarkota dengan menilai dan menghargai kreativitas sebagai faktor utama dalam pengembangan kota. Pada 2017, sudah ada 180 kota dari 72 negara yang termasuk dalam jaringan ini.
UCCN bertujuan untuk menumbuhkan kerja sama internasional timbal balik dengan dan antar kota-kota anggota yang berkomitmen untuk berinvestasi dalam kreativitas sebagai pendorong pembangunan kota yang berkelanjutan, inklusi sosial dan semangat budaya. (Yok)


