KITAINDONESIASATU.COM – Desa Ancol Pasir, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, bakal dikunjungi dua juta turis dari manca negara, dengan catatan sentra kerajinan topi bambu yang berada di desa tersebut keluar sebagai juara pertama atau juara kedua dalam kompetisi Unesco Creative Cities Network (UCCN).
“Alhamdulillah informasinya untuk sentra kerajinan topi anyaman bambu kami masuk nominasi ke-4 dan tinggal selangkah lagi yaitu pada tanggal 4 Oktober pengumuman siapa juara satunya dalam lomba tingkat dunia ini. Mohon doanya dari warga Kabupaten Tangerang supaya kita bisa meraih juara satu, sehingga produk topi anyaman bambu masuk dunia internasional,” kata Rahman salah satu pemilik sentra kerajian topi anyaman bambu di Desa Ancol Pasir, Kematan Jambe, Kabupaten Tangerang, Senin (30/9/2024).
Kata Rahman, saingan terberat untuk menjadi juara saat ini yaitu keunikan Reog Ponorogo dari Jawa Timur. Meski demikian Rahman optimistis bisa meraih juara, karena produk kerajinan topi bambu yang digeluti keluarganya turun temurun tiga generasi itu, murni keterampilan menganyam dari bahan baku bambu tanpa ada unsur gaib apapun.
“Kerajinan topi bambu, selain perlu keterampilan juga dibutuhkan ketekunan, dan keuletan personal. Makanya, kemarin waktu kunjungan Panselnas kita hadirkan lebih dari 500 ibu-ibu penganyam berjejer sepanjang jalan menuju rumah saya. Kita optimistis juara satu,” ujar Rahman dengan nada semangat.
Ditambahkannya, bila sentra kerajinan topi bambu berhasil menjadi juara satu atau minimal juara dua, infonya perhatian dari jaringan kota dunia akan tertuju ke Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Jambe dan ada sekitar dua juta orang dari luar negeri bakal datang berkunjung.

