News

DPR Sebut Pemulangan Mary Jane Veloso Modal Penting Diplomasi Internasional

×

DPR Sebut Pemulangan Mary Jane Veloso Modal Penting Diplomasi Internasional

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 23
Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus narkotika

KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, mendukung langkah Pemerintah Indonesia memulangkan Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus narkotika, ke Filipina.

Keputusan ini dianggap mencerminkan penghormatan terhadap nilai kemanusiaan dan prinsip hubungan internasional.

“Sebagai negara yang telah meratifikasi Konvensi PBB tentang Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika, Presiden telah dengan bijak mengambil langkah ini,” kata Willy dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).

Mary Jane Veloso ditangkap di Yogyakarta pada April 2010 karena membawa 2,6 kilogram heroin dan dijatuhi hukuman mati atas dakwaan penyelundupan narkoba.

Namun, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memulangkannya ke Filipina melalui mekanisme transfer tahanan.

Menurut Willy, keputusan ini menjadi contoh nyata penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan hubungan internasional.

“Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pada nilai kemanusiaan dan persahabatan antarbangsa,” ujarnya.

Willy menilai pemulangan ini juga memberikan modal diplomasi penting bagi Presiden Prabowo.

Kasus Mary Jane selama ini menjadi perhatian banyak aktivis HAM internasional karena dianggap mencerminkan ketidakadilan dalam proses peradilan.

Langkah ini, menurutnya, menunjukkan kedewasaan Presiden dalam menggunakan mekanisme UNODC sekaligus menghormati kedaulatan hukum Filipina.

Lebih jauh, Willy menyebut keputusan ini dapat menjadi preseden positif untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Filipina, serta negara lain.

“Keputusan ini membuktikan bahwa Indonesia mampu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan internasional. Selain itu, langkah ini menjadi peluang untuk mempererat hubungan bilateral dengan Filipina,” pungkas Willy.- ***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *