Meskipun ini bukan alasan yang membenarkan tindakan pelecehan, tekanan dalam lingkungan pendidikan medis dapat mempengaruhi kesehatan mental dan perilaku seseorang.
3. Lingkungan Kerja yang Tidak Sehat
Dalam beberapa kasus, lingkungan kerja di rumah sakit atau institusi pendidikan kedokteran dapat menjadi tempat di mana perilaku tidak etis dibiarkan atau bahkan dianggap normal.
Jika ada budaya toleransi terhadap perilaku menyimpang, hal ini bisa mendorong individu untuk melakukan tindakan yang tidak pantas.
4. Kurangnya Pengawasan dan Etika Profesional
Kurangnya pengawasan yang ketat terhadap tindakan tenaga medis juga dapat berkontribusi pada insiden seperti ini.
Jika tidak ada sistem pelaporan atau mekanisme untuk menangani keluhan tentang perilaku tidak etis, dokter pelajar mungkin merasa bahwa mereka bisa bertindak tanpa konsekuensi.
5. Masalah Pribadi atau Psikologis
Tindakan pelecehan seksual juga bisa dipengaruhi oleh masalah pribadi atau psikologis pada individu tersebut.
Ini bisa mencakup gangguan mental atau pengalaman traumatis di masa lalu yang mempengaruhi perilakunya.


