News

Didemo Warganya Kades Mategal Magetan Mundur, Alasan Kesehatan Sakit Jatung

×

Didemo Warganya Kades Mategal Magetan Mundur, Alasan Kesehatan Sakit Jatung

Sebarkan artikel ini
kades mategal
Kades Mategal, Sugiono saat menandatangi surat pengunduran diri dihadapan tokoh masyarakat desa dan Forpimcam. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Menjadi aparat pemerintahan saat ini tak bisa nyantai, harus benar-benar maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat, jika tidak bisa diprotes warga.

Seperti yang terjadi di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jatim ini sejak beberapa hari menuai aksi protes warganya hingga kepala desa (Kades) mengundurkan diri.

Warga menggeruduk kantor desa setempat pada Kamis (10/1/2025) yang menuntut agar Kades Sugiono mundur dari jabatannya.

Berbagai poster menuntut mundur dipasang diberbagai tempat di pagar kantor desa yang bertuliskan agar Kades Mategal mengundurkan diri.

Beberapa keluhan warga antara lain menyoroti masalah sikap Kades dan sejumlah proyek infrastruktur desa, BUMdes hingga penggunaan dana desa.

Adapun poin-poin yang dinilai melanggar aturan oleh warga antara lain adalah:

  • Kades sulit dalam memberikan pelayanan masyarakat dan sikap pendendam dan arogan.
  • Warga menolak pengerjakan fisik pembangunan jalan 2025 di RT 11 yang dinilai masih layak, di sisi lain malah mengbiarkan jalan rusak dan irigasi yang menimbulkan banjir.
  • Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) desa tidak pernah diajak musyawarah dalam pembangunan desa.
  • Penggunaan dana desa serta modal BUMdes yang tidak pernah terealiasi.
  • Tanah kas desa atau bengkok tidak pernah dilaporkan secara transparan kepada lembaga desa.
  • Jalan usaha tani tak pernah diprioritaskan
  • Dua periode menjabat tak ada transparansi anggara desa ke masyarakat
  • Bansos hanya diperuntukan untuk kerabat desa hingga perselingkuhan dan banyak masalah lain lagi yang menjadi kekecewaan warga desa.

“Jelas dugaan ini dalam menjalankan fungsi pemerintahan di desanya, bertindak semaunya, dan tanpa mengedepankan asas musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan,” kata seorang warga desa.

Catatan Mutasi Polres Magetan dan Pamekasan, Mutasi Pejabat Utama dari Wakapolres Hingga Kapolsek

Oleh karena itu warga sudah sangatjengah dengan apa yang dilakukan Kades selama ini, hingga membuat marah warganya.

Dalam aksi demo warga sebelumnya sudah dilakukan mediasi namun tidak ada titik temu di antara Kades dengan warga Desa Mategal.

Namun akhirnya akibat desakan kuat dari warga itu, Kades Sugiono mengundurkan diri pada Sabtu (11/1/2025) dengan menandatangai surat penguduran diri.

Pengunduran diri Kades Sugiono ditandatangani di rumahnya yang disaksikan tokoh masyarakat dan Forpinca Parang.

Plt Camat Parang Mujayin kepada wartawan di Magetan mengatakan ada beberapa alasan pengunduran diri Kades Sugiono salah satunya masalah kesehatan karena rimayat sakit jatung.

Menurut Mujayin pengunduran diri Kades Mategal dibuat secara sukarela dan dengan demikian kepada Ketua BPD dan anggota serta semua tokoh masyarakat Desa Mategal tidak menyampaikan gerakan penyampaian aspirasi lagi.

“Permasalahan di Desa Mategal dinyatakan selesai. Kami juga sudah melapor kepada bapak Pj Bupati Magetan, terkait pengunduran diri ini,” pungkas Mujayin seperti dilansir beritalima.com, Minggu (12/1/2025). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *